Sosialisasi Pupuk Liter's di Limau Manis

Share:
Secara resmi, pengertian PHBD yang merupakan program DIKTI adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Mahasiswa pelaksana PHBD ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan ber kontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. 

Di sisi lain, masyarakat desa diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensi yang sudah ada untuk diwujudkan menjadi kegiatan nyata atau mengembangkan kegiatan yang telah dirintis masyarakat menjadi lebih berkembang dan bermanfaat.

Sehingga kini mahasiswa tidak hanya dituntut hanya mengembangkan potensi akademik untuk diri sendiri namun harus juga memanfaatkan ilmu yang telah diraih untuk diaplikasi kan demi kemajuan masyarakat sekitar. secara harfiahnya sebenarnya kita harus bersosialisasi antar sesama demi perbaikan.

Mahasiswa bersama masyarakat dalam sosialisasi PHBD

Pada tahun ini merupakan tahun ke-3, Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNIMED dipercayakan untuk melaksanakan Program Hibah Bina Desa. Dengan membawa tema membuat pupuk organik dari limbah kotoran dan urine hewan ternak berupa sapi dan kambing dengan label "Pupuk Liter's", HMJ Kimia UNIMED mengaplikasikannya kepada masyarakat di dusun Vdesa Limau Manis, Tg Morawa, Kab. Deli Serdang yang dimana mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan peternak.

Spanduk Sosialisasi PHBD

Pupuk Liter's muncul melalui isu lingkungan dimana semakin banyaknya penggunaan pupuk kimia dikalangan petani di Indonesia, yang sebenarnya berdampak buruk bagi kesuburan tanah. Berkurangnya unsur hara tanah karena penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama dapat mengurangi produktifitas hasil panen petani dari waktu kewaktu. karena itu perlu diadakan penggunaan pupuk organik secara massal untuk bersama memperbaiki berbagai lahan pertanian demi meningkatkan produktifitas dibidang pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pupuk Liter's yang dibuat ini mengedepankan unsur Nitrogen, Phosfor dan Kalium yang sesuai dengan unsur hara yang diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk yang berbahan baku dari kotoran dan urine hewan ternak yang dicampurkan dengan berbagai bahan untuk dapat dilakukannya fermentasi dengan sumber bakteri melalui EM4 dengan waktu pembuatan selama 2 minggu ini nanti dihasilkan berupa pupuk cair dan pupuk padat yang secara berkala pra dan pasca tanam diharapkan dapat memperbaiki komposisi tanah dan dapat membawa dampak positif bagi tanaman pertanian.

Proses pembuatan Pupuk Liter's

Adapun sosialisasi yang termasuk jadwal PHBD ini bertujuan untuk memberitahukan informasi kepada masyarakat tentang perbedaan pupuk organik dan pupuk kimia dimana ;

Pupuk Kimia
Kelebihan : 
1. Pemupukan tidak dilakukan secara rutin
2. Hasil pemupukan lebih cepat tampak pada tanaman
Kekurangan :
1. Dalam jangka lama dapat merusak kondisi tanah
2. Harga pupuk relatif mahal

Pupuk Organik
Kelebihan :
1. Membawa kesuburan tanah dari waktu ke waktu
2. Dapat mengolah limbah menjadi sesuatu yang berdampak positif dan bernilai ekonomis
Kekurangan :
1. Pemupukan dilakukan secara rutin
2. Hasil pemupukan memerlukan jangka waktu yang lama

Tong penyimpanan pupuk Liter's

Harapan HMJ Kimia UNIMED dalam melaksanakan PHBD ini yaitu adanya mahasiswa yang kreatif, dan berjiwa sosial dalam penerapan ilmu yang diraih dalam proses akademik di perkuliahan. selain itu juga membantu menciptakan masyarakat yang kreatif, aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera sesuai tujuan utama dilaksanakannya Program Hibah Bina Desa.

Tidak ada komentar